Selasa, 01 Mei 2012

CARRY ALL SETCARRY ALL SET
16,4ml x 16,4ml x 6cm Kapasitas : @900 ml

Keistimewaan :
* Terdiri dari 4 produk yang sama yang disatukan dengan cariolier sehingga dapat sekaligus dibawa.
* Memiliki seal jenis ‘square seal’ yang rapat menahan udara masuk dan keluar dari base, sehingga makanan yang ada didalamnya dapat lebih tahan lama aroma, rasa dan kerenyahannya.
* Permukaan bagian dalam base licin, sehingga mudah dibersihkan.
* Permukaan bagian luar base bertekstur sehingga tidak mudah tergores.
* Handle/pegangan pada kiri dan kanan wadahnya ergonomic, nyaman untuk dipegang sekaligus berguna untuk kaitan bagi carolier.

Kegunaan :
* Untuk wadah makanan saat piknik, kunjungan ke teman/ sanak saudara

Tips merawat :
* Gunakan spons atau tapas yang lembut saat mencuci.
* Pada saat wadah ini dalam keadaan tidak digunakan sebaiknya langsung dibersihkan / dicuci dan disimpan dalam keadaan terbuka, untuk menghindari aroma dari isi yang tersimpan sebelumnya di wadah ini.
Harga Normal: IDR 253,500.00
IDR 210,000Harga Diskon:

Rabu, 18 April 2012

Hadapi Hidup Ini Apa Adanya!

 
Kondisi dunia ini penuh kenikmatan, banyak pilihan, penuh rupa, dan banyak warna. Semua itu bercampur baur dengan kecemasan dan kesulitan hidup. Dan, Anda adalah bagian dari dunia yang berada dalam kesukaran.

GLOBAL WARMING, MARI SELAMATKAN BUMI


Global Warming, mendengar istilah tersebut tentu sudah tidak asing lagi bagi kita. Sebuah istilah yang menjadi momok menakutkan bagi umat manusia, tapi anehnya mengapa nggak ada yang takut. Kebanyakan orang tidak lagi menghiraukannya, bertindak sesuka hati mengesampingkan alam di sekitarnya. Apakah mereka tidak sadar bahwa efek pemanasan global kian terasa, lihatlah bagaimana perubahan iklim di indonesia yang semakin tidak stabil.

Kamis, 08 Maret 2012

SEBUAH CERITA TENTANG BID’AH DI DUSUN KAMI

Kang Hanif, seorang anggota Ansor, telah lama didaulat masyarakat di desa untuk memangku masjid. Semua acara keagamaan dia yang memimpin. Suatu hari ada seorang berjenggot panjang dan bercelana cingkrang dari sebelah desa menudingnya sebagai pelaku bid’ah, churafat, takhayul, bahkan syirik.

Selasa, 06 Maret 2012

OPTIMISLAH DALAM HIDUP, JANGAN PESIMIS !


Kita harus yakin bahwa Allah Mahakuasa. Tak ada yang terlepas dari kekuasaan-Nya. Di ‘tangan-Nyalah’ segala sesuatu. Allah Maha mengatur, Allah Maha berkehendak, Allah yang membuat sesuatu menjadi mulia, dan Allah pula yang membuat sesuatu menjadi hina. Jika Allah menghendaki sesuatu terjadi, meskipun sulit menurut kita, maka itu pasti terjadi.

Hikmah di Balik Beriman kepada Takdir






“Tiada suatu bencana pun yg menimpa di bumi dan tiada menimpa dirimu kecuali telah tertulis di dalam kitab sebelum kami menciptakannya. Sesungguhnya yg demikian itu adl mudah bagi Allah. Supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yg luput darimu dan supaya kamu tidak merasa bangga dgn apa yg telah diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai tiap orang yg sombong lagi membanggakan diri.”

Jumat, 02 Maret 2012

INDONESIA 0 – BAHRAIN 10, “MEMALUKAN”


Sambil mengisap rokok  Bang Dower  ngasih komen hasil pertandingan Indonesia Bahrain yang berakhir skor 10 gol untuk bahrain dan Indonesia mendapat telor.  “Memalukan!!! “   Itulah kalimat pertama yang keluar ketika Bang Camad, Ojekers yang paling setia dibawah pohon Cherry itu datang. “Apanya Boss yang memalukan”? Si Camad menimpali.  “Gue kagak ngerti tuh Timnas bisa dikasih 10 kosong sama Si Arab, kayak maen badminton aja.... apa Indonesia udah kagak ada orang lagi yang bisa maen bola”.  Si Camad yang baru naruh helm langsung nyamber.... “Kagak usah dipikirin.. kalau Indonesia menang baru kita bingung... tapi kalau kalah kita jangan malu, udah biasaaa... orang pengurus PSSI  anteng-anteng aja kok, kita yang repot... .”

Kamis, 01 Maret 2012

Ojek menyalip, Go-Jek menyelip

FOKUS 7: Des 2010 - Des 2011
Ojek menyalip, Go-Jek menyelip
Roy Thaniago
26 Juli 2011


Di Jakarta, ada pepatah yang tidak akan pernah menjadi klasik: tanyalah alamat kepada tukang ojek.

Oke, oke, itu memang bukan pepatah. Kalimatnya tak indah. Ngarangnya pun barusan. Toh, saya hanya ingin katakan: betapa banyaknya tukang ojek di Jakarta. Jarang ada simpang yang bersih dari ojek, begitu pun mulut gang, seputar stasiun dan terminal, rumah sakit, dekat halte Traja,[1] pasar, titik favorit penumpang turun dari bis/angkot, depan kompleks perumahan, dan seterusnya. Pendeknya, tukang ojek ada di mana-mana. Teror? Justru tidak. Mereka setidaknya bisa difungsikan sebagai GPS berjalan (Global Positioning System): tempat menanyakan alamat. Di beberapa tempat, mereka malah menjadi mitra warga untuk turut menjaga keamanan lingkungan atau mengurai lalu lintas yang kusut. Ketimbang tukang ojek, saya malah lebih takut kalau polisi ada di mana-mana.

GUNUNG SINDUR

Kalau kita dengar Gunung SIndur, tentulah yang terpikir adalah daerah dengan lokasi gunung. Padahal sebenarnya hampir tidak ada gunung.